Satu tahun lebih aku mencoba mengikhlaskan, tapi waktu ternyata tak mampu sepenuhnya menyembuhkan. Luka itu tetap tinggal, mengendap di sudut hati yang paling dlm. Ada rindu yang menggantung, rindu yg tak pernah bisa kupadamkan. Dan di baliknya, ada sesal yang berakar begitu kuat, menyiksa setiap bagian diriku. Aku menyesali setiap kesalahan kata-kata yang salah, langkah-langkah yang akhirnya menghancurkan sesuatu yang begitu berarti.
Aku mencoba berdamai, tapi bayangannya terus menghantui. Ia hadir tanpa permisi, mengingatkan aku pada momen ketika semuanya masih utuh, sebelum aku sendiri merusaknya. Aku berdiri di sana, di antara kenangan yang kini hanya serpihan, menyesali apa yang tak mungkin kembali. Aku tahu, seribu maaf takkan mengubah apa pun. Tangisku pun tak mampu mengembalikan yang telah hilang. Yang tersisa hanyalah kekosongan yang dingin, semakin dalam setiap aku melangkah.
Post #7272
1.69K