Pertanyaan ini telah diizinkan oleh pengirimnya untuk diteruskan, sehingga saya izin menjawab.
Roleplay memang bersifat kreatif, tetapi roleplay yang di sosial media platform tidak berada di ruang hampa. Kita berinteraksi sebagai individu nyata, menggunakan wajah idol atau figur publik yang nyata, sehingga tetap ada tanggung jawab etika dan batas aman yang perlu dijaga.
Terkait minor x legal, masalahnya bukan pada besar kecilnya age gap, melainkan perbedaan kategori usia. Meski hanya selisih 1 tahun, ketika satu pihak sudah legal dan pihak lain masih minor, relasinya tidak lagi berada pada posisi yang setara. Dalam konteks roleplay online, hal ini tetap berisiko menciptakan ketimpangan dan ketidaknyamanan.
Bahkan di luar aspek hukum, pairing romantis antara minor dan legal tetap terasa tidak pantas secara sosial dan etika. Karena itu, pembatasan ini dibuat bukan untuk membatasi kreativitas, melainkan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan batas wajar dalam ruang roleplay bersama.
Post #24
5.12K

- ❤ 9
- 🔥 9