Larangan hubungan antara minor dan legal bukan tentang besar atau kecilnya age gap, melainkan tentang perbedaan status usia.
Ketika satu pihak sudah masuk kategori legal (18 tahun ke atas), sementara pihak lain masih minor, maka hubungan tersebut tidak lagi berada pada posisi yang setara, meskipun selisih usianya hanya satu tahun.
Dalam konteks roleplay, perbedaan status ini tetap memiliki dampak yang jelas, seperti:
1. Pihak legal memiliki posisi hukum dan sosial yang berbeda.
2. Pihak minor masih berada dalam kategori usia yang perlu perlindungan khusus.
Karena itu, age gap satu tahun tidak menghilangkan risiko dalam relasi minor dengan legal. Masalah utamanya bukan pada angka usia, tetapi pada batas kategori usia itu sendiri.
Sementara itu, pairing minor dengan minor masih diperbolehkan dengan batas tertentu karena keduanya berada dalam kategori usia yang sama dan tahap perkembangan yang relatif sejajar/setara.
Batas maksimal dua tahun diterapkan untuk mencegah ketimpangan di antara sesama minor dan memastikan konten tetap sesuai dengan usia mereka.
Singkatnya:
1. Minor x legal dibatasi karena perbedaan kategori dan posisi usia.
2. Minor x minor dibatasi karena perbedaan tahap perkembangan.